Skip to content

Riwayat Pesanan Otomatis Juragan

Panduan konfigurasi pencatatan riwayat pesanan otomatis ke Google Spreadsheet dan juga notifikasi Telegram.

Cara Kerja Fitur ini

Saat pengunjung menyelesaikan checkout dan menekan tombol Konfirmasi Pembayaran, tema mengirimkan data pesanan ke URL webhook yang Anda deploy pada langkah di bawah. Script di balik URL webhook tersebut menyimpan satu baris order ke Google Spreadsheet Anda.

Data yang dicatat: nomor order (diawali JRG), waktu pesanan, rincian item beserta varian, jumlah, subtotal, ongkos kirim, total, nama pemesan, nomor WhatsApp, alamat, dan metode pembayaran.

Status order di kolom Status diubah oleh Anda secara manual (Baru → Diproses → Dikirim → Selesai); khusus pembayaran online Midtrans, status otomatis berubah menjadi Lunas saat pembayaran sukses.

1. Salin template Spreadsheet

Buka link template google spreadsheet berikut:

https://docs.google.com/spreadsheets/d/17nnSYtKV4v2kwn8Rl1aYfnY1Y68BQy4yTCfpmVTEq1k/copy

Google menampilkan dialog "Salin dokumen". Login dengan akun Google pilihan Anda (tidak harus sama dengan akun Blogger), lalu klik Buat salinan.

Google Spreadsheet beserta script pencatat pesanan ikut tersalin otomatis.

Dialog salin dokumen

2. Deploy sebagai Web app

Di spreadsheet salinan, buka menu Ekstensi, lalu klik Apps Script.

Menu Ekstensi di Google Sheets

Klik tombol Terapkan (Deploy) di kanan atas, lalu pilih Deployment baru.

Tombol Terapkan lalu Deployment baru

Pastikan: Jalankan sebagai = Saya (...@gmail.com), Yang memiliki akses = Siapa saja. Klik Terapkan.

Dialog Deployment baru

Mengapa "Siapa saja"?

Yang memanggil URL ini adalah pengunjung blog (tidak login Google). "Jalankan sebagai Saya" artinya data ditulis ke Spreadsheet Anda.

3. Izinkan akses (sekali)

Setelah klik Terapkan, Google meminta izin akses. Klik Izinkan akses.

Klik Izinkan akses

Layar "Google hasn't verified this app"

Ini bukan tanda bahaya. Google menampilkannya untuk semua script web app yang masih baru. Cukup klik Advanced, lalu Go to DATA PESANAN SCRIPT (unsafe).

Layar peringatan unverified

Klik Advanced lalu Go to ... (unsafe)

Centang semua, lalu klik Continue. Cukup sekali; layar izin tidak muncul lagi.

Layar izin akses: centang semua lalu Continue

4. Salin URL web app

Deployment selesai. Google menampilkan URL web app berbentuk https://script.google.com/macros/s/XXXX/exec. Klik tombol Salin di sebelah URL.

Deployment berhasil, salin URL web app

URL ini adalah alamat webhook yang dipakai tema untuk mengirim data pesanan. Simpan dulu.

5. Pasang webhook di tema

  1. Buka Generator Kode Pengaturan di https://tools.sugeng.id/juragan-setting/.
  2. Buka grup Fitur tingkat lanjut.
  3. Isi kolom URL Webhook (Google Script) dengan URL dari langkah 4.
  4. Klik Buat Kode, salin seluruh kode, lalu tempel ke widget Kode Pengaturan Template di menu Tata Letak (ganti isi lama), klik Simpan.

6. Notifikasi Telegram (opsional)

Selain pencatatan riwayat pesanan otomatis di Google Spreadsheet, Anda juga bisa mengaktifkan notifikasi telegram setiap ada pesanan baru.

  1. Buat bot lewat @BotFather di Telegram (/newbot), salin token bot.
  2. Cari ID chat Anda lewat @userinfobot (/start).
  3. Di editor Apps Script (Ekstensi → Apps Script) buka Project SettingsScript properties, tambahkan dua property: TELEGRAM_TOKEN (token bot) dan TELEGRAM_CHAT_ID (ID chat), lalu klik Simpan properti skrip.

Properti Skrip

Setiap order baru masuk, Anda mendapat notifikasi Telegram berisi nomor order, total, item, nama, WhatsApp, dan alamat pembeli.

Notifikasi pesanan telgram

Lanjutkan ke: Pembayaran Online Midtrans (opsional, untuk terima pembayaran QRIS / Virtual Account / E-Wallet).

Dokumentasi Template Blogger & WordPress